Turnamen Amatir: Panduan Lengkap Cara Hitung System 36 Golf

Banyak pemain pemula merasa bingung saat mengikuti turnamen golf amatir tanpa memiliki hendikap resmi. Untungnya, panitia biasanya menggunakan metode khusus untuk menentukan pemenang secara adil. Anda perlu memahami cara hitung System 36 golf agar bisa menyusun strategi permainan yang tepat. Sistem unik ini dirancang untuk menghitung hendikap harian Anda langsung setelah pertandingan selesai. Melalui pemahaman skema poin penalti, peluang Anda meraih skor Net golf terbaik akan terbuka lebar.

Arti Hendikap

Secara sederhana, handicap (atau dalam bahasa baku Indonesia disebut hendikap) adalah angka yang menunjukkan tingkat kemampuan atau kemahiran seorang pemain golf. Semakin jago seorang pemain, semakin KECIL angka handicap-nya. Seorang profesional atau pemain yang sangat mahir biasanya memiliki handicap 0 (disebut scratch golfer)dan Sebaliknya. Pemain baru atau amatir biasanya memiliki handicap berkisar antara 18 hingga 28, bahkan maksimal 36.

Cara hitung System 36 golf

Sistem ini biasanya dipakai dalam turnamen amatir atau golf gembira (fun game) di mana banyak pesertanya tidak punya Hendikap resmi, tapi panitia ingin pertandingan tetap adil bagi semua tingkat kemampuan. Konsep Dasarnya: “Menebak” Hendikap Anda. Dalam golf, Hendikap adalah angka yang menunjukkan seberapa mahir Anda (semakin kecil angkanya, semakin jago). Biasanya, skor bersih (Net Score) dihitung dengan: Skor Total (Gross)Hendikap = Skor Bersih (Net)

Nah, karena Anda tidak punya hendikap resmi, System 36 golf digunakan untuk menghitung handicap Anda berdasarkan performa Anda di hari itu juga setelah selesai main 18 hole.

Cara Menghitungnya (Hanya dalam 3 Langkah)

Setiap selesai bermain di satu hole, performa Anda akan dinilai berdasarkan angka Par (standar pukulan) di hole tersebut. Sistem ini memberikan poin penalti berdasarkan hasil Anda:

  • Pukulan Bagus (Birdie, Par, atau lebih baik) = 0 Poin Penalti
  • Pukulan Lumayan (Bogey / 1 di atas Par) = 1 Poin Penalti
  • Pukulan Kurang Bagus (Double Bogey atau lebih buruk) = 2 Poin Penalti

Setelah bermain 18 hole, panitia akan menjumlahkan semua poin penalti Anda.

LangkahMenghitungRumus UtamaKeterangan
Langkah 1Total Poin PenaltiDitentukan dari hasil skor per hole selama bermain.
  • Birdie/Par = 0 Poin
  • Bogey = 1 Poin
  • Double Bogey / lebih buruk = 2 Poin
Langkah 2Handicap Hari Itu
36 – Total Poin Penalti
  • Angka 36 adalah batas maksimal handicap yang bisa didapat.
Langkah 3Skor Akhir (Net)
Skor Total (Gross)} -Handicap Hari Itu
  • Skor Net terendah adalah pemenang turnamen.

Peluang Juara dengan Birdie

Pemain yang mencetak birdie (dan mampu menghindari triple bogey atau lebih buruk) memiliki peluang jauh lebih besar untuk menjadi juara kategori Net dibandingkan pemain yang bermain “datar” tanpa birdie. Mengapa bisa begitu? Ini rahasia matematika di balik kecerdikan System 36: System 36 dirancang untuk memberikan penalti pada pukulan buruk, tetapi tidak memberikan hadiah ekstra untuk pukulan yang sangat bagus. Ingat kembali poin penaltinya. Di sini letak kuncinya: Birdie dan Par dinilai sama, yaitu 0 poin penalti.

Contoh Perhitungan

Komponen PenilaianPemain A(Main Aman / Konstan)Pemain B(Agresif: Dapat Birdie, Tanpa Triple)
Catatan Skor per Hole18 hole berturut-turut mendapat Bogey
  • 2 hole mendapat Birdie
  • 14 hole mendapat Bogey
  • 2 hole mendapat Double Bogey
Total Pukulan (Gross)90(Par 72 + 18)90 (Par 72 – 2 + 14 + 4)
Hitungan Poin Penalti18 hole x1 poin = 18 Poin(2 x 0) + (14 x 1) + (2 x 2) = 18 Poin
Rumus Handicap Hari Itu$36 – 18 = 18$36 – 18 = 18
Skor Akhir (Net Score)$90 – 18 = 72$90 – 18 = 72
Kesimpulan HasilSkor Pas Par (72)Skor Pas Par (72)

Lho, kalau skor Net-nya sama-sama 72, di mana keuntungan si pencetak Birdie? Keuntungan asli muncul jika Pemain B yang agresif tadi berhasil menukar lubang yang harusnya Double Bogey menjadi hanya Bogey, atau bermain sedikit lebih tajam.

Mengapa Pencetak Birdie Lebih Diuntungkan untuk Juara?

1. Birdie Memangkas Gross Score Tanpa Mengurangi Handicap

Setiap kali Anda mencetak birdie, skor Gross Anda turun 1 (minus 1) pukulan  dibandingkan jika Anda hanya mendapat Par. Namun di mata System 36, birdie dan par itu sama-sama dihargai 0 poin penalti. Artinya, Anda memangkas skor riil (Gross) Anda, tanpa merusak jatah Handicap Anda.

2. Efek “Batas Maksimal” Double Bogey

Alasan kedua kenapa syarat “asal tidak ada triple” itu sangat penting adalah karena System 36 mengunci penalti maksimal di angka 2 poin (Double Bogey).Jika Anda membuat Triple Bogey (atau bahkan Quintuple Bogey / +5), System 36 tetap hanya menghitungnya sebagai 2 poin penalti. Berarti: Secara hitungan handicap, Triple Bogey tidak menghukum Anda lebih dalam daripada Double Bogey. TETAPI, Triple Bogey merusak total pukulan (Gross Score) Anda secara riil di kartu skor.

Jadi, jika Anda mendapatkan birdie (memotong skor Gross), lalu Anda berhasil menahan permainan agar paling buruk hanya Double Bogey (menahan agar skor Gross tidak bengkak, sambil memaksimalkan “subsidi” handicap), maka Skor Net Anda akan menjadi sangat rendah (bisa di bawah 70).

Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Momen Akrab di Lapangan Hijau: Keseruan Gobar KG-IKPI bersama Ahok

Leave a Comment